Kebakaran adalah terbakarnya sesuatu
benda yang berada diluar
tempat pembakaran, dan benda tersebut berada dalam situasi dan
waktu yang tidak memerlukan proses pembakaran. Selain itu kebakaran
dalam istilah asuransi merupakan kebakaran yang tidak dapat ditarik
manfaatnya. Dengan demikian menyalanya arang yang digunakan di
dapur tidak terbakar dalam pengertian asuransi.
Tujuan dasar dari polis asuransi
kebakaran adalah untuk memberikan suatu ganti rugi terhadap tertanggung
dalam kasus kebakaran yang mengakibatkan kerusakan terhadap bangunan
yang ditanggung.
Jaminan dasar dari asuransi kebakaran
melingkupi: kebakaran, kerusakan akibat petir, atau ledakan, dimana
ledakan ini disebabkan oleh gas yang tidak dipakai untuk industri
perdagangan/komersial ataupun manufaktur.
Dalam asuransi kebakaran, pihak
asuransi juga menyediakan jaminan perluasan terhadap asuransi
kebakaran yang mencakup:
- Kerusuhan, pemogokan, kerusakan
akibat perbuatan jahat dan tertabrak kendaraan dan kebakaran
hutan.
- Angin topan, badai, banjir,
kerusakan akibat air.
- Biaya pembersihan.
- Tanah longsor.
- Terbakar sendiri.
Dalam asuransi kebakaran terutama
untuk property komersial ada tiga data yang sangat dibutuhkan
untuk proses penutupan asuransi: bangunan, mesin dan stock. Dalam
hal ini data lengkap harus diberikan oleh tertanggung untuk mempermudah
diterimanya permohonan penutupan asuransi.
Jarak Pemisah dengan Obyek
lain
Dalam proses penutupan asuransi
kebakaran, jarak pemisah dengan objek lain juga mempengaruhi rate
premi. Hal ini diperhitungkan karena pihak asuransi mencoba menilai
resiko kerugian yang dapat terjadi akibat pengaruh dari objek
yang berdampingan dengan objek pertanggungan.
Contoh:
Sebuah rumah tinggal yang akan
diasuransikan, letaknya berdampingan dengan rumah makan, maka
pihak asuransi akan meneliti resiko kebakaran dan adanya kemungkinan
bahwa dalam penutupannya rate yang akan dipakai adalah rate premi
untuk rumah makan. Ini disebabkan oleh lebih besarnya resiko kebakaran
terjadi pada rumah makan yang mana efeknya dapat juga menyebar
ke objek yang berdampingan dengan rumah makan tersebut.
Berdampingan (adjacent)
Pengertian: berdampingan, atap
masing-masing, dipisahkan oleh jarak (tidak saling bersatu). Jarak
yang diperbolehkan untuk dikategorikan sebagai berdampingan dapat
dilihat tabel di bawah ini.
Berbatasan (adjoining)
Pengertian: berbatasan dengan dinding
tunggal atau ganda dan di bawah satu atap atau atap masing-masing
berbatasan secara horisontal.
Aplikasi premi untuk bangunan yang
berdampingan atau berbatasan biasanya akan menggunakan risiko
dengan premi tertinggi. Misalnya: jika sebuah rumah tinggal akan
diasuransikan, tetapi sebelahnya adalah restoran maka rate yang
akan dikenakan ke rumah tinggal tersebut adalah rate untuk restoran.
Namun untuk kasus tertentu, rate
dapat diaplikasikan secara terpisah. Kasus ini akan diteliti dan
diputuskan oleh departemen Underwriting.
Satu Kompleks (Compound)
Untuk risiko yang menempati lebih
dari satu bangunan dalam satu kompleks dan dikelola oleh satu
pengelola, maka akan diberlakukan suku premi jenis risiko okupasi
utama tersebut. Namun jika bangunan tersebut dipisahkan oleh jarak
minimal 7,5 meter dari okupasi utama, untuk bangunan lain tersebut
dapat diaplikasikan rate masing-masing.