Keberhasilan pembangunan di Indonesia
sehingga mendapat pujian dari dunia internasional tidak terlepas
dari pesatnya pembangunan di segala bidang, antara lain pembangunan
infrastruktur berupa pekerjaan teknik sipil, misalnya: pembuatan
jalan raya, jembatan, irigasi, gedung bertingkat dan sebagainya.
Namun demikian selama proses pembangunan berlangsung dapat terjadi
musibah yang mengakibatkan kerugian yang cukup besar.
Sebagai contoh, putusnya jembatan
layang Grogol menyebabkan seorang pekerja meninggal, terbakarnya
gedung olah raga yang sedang dibangun untuk menyambut pesta olah
raga SEA GAMES XIX.
Apa saja yang diasuransikan
?
Pekerjaan proyek yang sesuai dengan
kontrak kerja antara pemilik bangunan dengan kontraktor utama,
terdiri dari:
- Pekerjaan utama.
- Pekerjaan sementara.
- Pekerjaan persiapan.
- Bahan-bahan yang disuplai.
- Biaya pembersihan reruntuhan.
- Tanggung jawab pihak ketiga.
- Alat-alat besar dan mesin-mesin
yang membantu pelaksanaan pekerjaan
- Dan lain-lain
Risiko-risiko apa saja yang
dijamin ?
- Bencana alam (gempa bumi, letusan
gunung berapi, banjir, angin ribut, tanah longsor).
- Kebakaran.
- Peledakan.
- Kekurang hati-hatian para pekerja.
- Pencurian, termasuk pencurian
dengan paksa.
- Sabotase/niat jahat seseorang.
- Kelalaian para pekerja.
- Kurang cakapnya para pekerja.
- Penggunaan bahan yang keliru
dan pekerjaan yang buruk.
Faktor-faktor apa saja yang
mempengaruhi suku premi ?
Jenis proyek, lokasi proyek, kondisi
lingkungan proyek, jangka waktu penyelesaian proyek, jenis pekerjaan
yang akan dilakukan, besarnya nilai proyek, kontraktor yang mengerjakan
proyek tersebut.